Tampilkan postingan dengan label Makanan Haram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Haram. Tampilkan semua postingan

Bahaya Uang Dan Makanan Hasil Menipu Atau Hasil Haram

Bahaya Uang Dan Makanan Hasil Menipu Atau Hasil Haram - ARTIKEL soal duit dan juga santapan haram ini ditulis sehabis admin berulang kali menciptakan data di media sosial tentang penipuan kasir minimarket, pungli polisi, penipuan isi bbm di spbu, dan juga sebagainya.

para kasir, polisi, petugas spbu yang melaksanakan penipuan dan juga/pungli tersebut sama aja dengan pencuri dengan hukuman potong tangan dalam islam.

Bahaya Uang & Makanan Haram
duit yang didapat dari hasil menipu, berdusta, mencuri, merampok, korupsi, dan juga cara-cara tidak halal yang lain, jelas berstatus haram. santapan, minuman, dan juga baju yang dibeli oleh duit tersebut juga jadi haram pula, karna sumbernya yang haram.

Bahaya Uang Dan Makanan Hasil Menipu Atau Hasil Haram

apa dampaknya bila komsumsi duit dan juga santapan haram?

secara ringkas, akibat memperoleh dan juga memakai duit hasil menipu dan juga mencuri a. l. doa tidak terkabul, hati jadi keras, anak dan juga istri yang ikut mengkonsumsinya juda terserang akibat (keras hati), dan juga tentu terdapat adzab allah swt yang lain.

yang jelas, duit dan juga santapan/minuman haram tidak berkah dan juga cuma hendak mendatangkan dosa dan juga malapetaka, kilat ataupun lelet.

“Setiap daging yang tumbuh dari yang haram maka neraka lebih pantas untuk menyentuhnya” (HR Tirmidzi)
 

ALKISAH, seorang pengembara berjalan tertatih-tatih. Kelelahan tampak pada raut muka dan rambutnya yang tak teratur dan penuh debu, menandakan ia telah menempuh perjalanan jauh.

Merasa tanpa daya lagi, ia menengadahkan tangannya ke langit, berdoa untuk memohon pertolongan Allah SWT. Terucap dari mulutnya: "Ya Rabbi, Ya Rabbi!"

Namun, doa sang pengembara tersebut tidak dikabulkan Allah SWT. Mengapa? “Bagaimanakah Allah akan mengabulkan doanya, sedangkan makanan, minuman, dan pakaiannya haram,” tegas Nabi Saw.

cerita yang digubah dari suatu hadits riwayat muslim, sebagaimana tercantum dalam shahih muslim itu, secara jelas mengabarkan, doa orang yang suka memakan santapan haram ataupun meminum minuman haram, dan juga mengenakan baju haram, ditolak oleh allah swt (mardud).

pesan yang bakal di informasikan hadits di atas, tentu aja bukan semata supaya kita memakan, meminum, dan juga mengenakan benda halal biar doa kita makbul.

doa tidak terkabul lantaran dalam diri seorang yang berdoa itu penuh benda haram, mengisyaratkan pula betapa tidak maslahat dan juga hinanya benda haram bila kita makan ataupun gunakan.

terlebih, dalam hadits lain rasulullah saw bersabda, tiap badan yang dibesarkan dengan kiat yang haram, hingga neraka lebih layak menurutnya.

"Makanan haram termasuk kotoran, bukan makanan yang baik," tulis Imam Al-Ghazali dalam Kitabul Arba'in fi Ushuliddin.

Haram dikategorikan ke dalam dua macam: haram lizatihi dan haram li'ardihi.
  • haram lidzatihi merupakan perbuatan yang diresmikan haram semenjak semula, karna secara tegas memiliki mafsadat (kehancuran), serupa berzina, mencuri, meminum khamar, memakan daging babi, riba, dan juga memakan harta anak yatim (q. s. al-anam: 151, al-maidah: 90 dan juga 96, al-baqarah: 228, al-isra: 32, an-nisa: 10).
  • haram liardhihi merupakan perbuatan yang pada mulanya tidak diharamkan, setelah itu diresmikan haram karna terdapat karena lain yang tiba dari luar. semisal, shalat dengan baju hasil tipuan ataupun bersedekah dengan harta hasil mencuri.
islam menggariskan, umatnya wajib senantiasa komsumsi benda halalan thayiba (halal lagi baik) dan juga kiat mendapatkannya pula wajib halal.

benda haram --seperti daging babi-- lazimnya umat islam menghindarinya. tetapi tentang kiat memperoleh rezeki halal, banyak umat yang mengabaikannya.

sementara itu, benda halal juga bila didapat dengan kiat haram, serupa pencurian, penipuan, korupsi, suap, dan juga sebagainya, hingga benda itu juga haram disantap.

Di akhirat nanti, kepemilikan dan penggunaan harta kekayaan akan dimintai pertanggungjawabannya dari berbagai arah:
  • Dari mana didapatkan
  • Bagaimana mendapatkannya
  • Digunakan untuk apa 
bila harta didapat dari sumber halal, kiat halal, tetapi penggunaannya melanggar ketentuan allah, ataupun dipakai di jalur selain-nya, hingga keharaman jatuh atas pemakaian.

bila sumber halal, pemakaian halal, tetapi kiat mendapatkannya tidak halal, hingga haram jatuh atas kiat memperoleh harta tersebut. begitu seterusnya.

demikianlah, kehati-hatian kita dalam memperoleh harta ataupun santapan, dibutuhkan absolut. supaya darah-daging kita bebas dari benda haram. kehalalan sumber, kiat, dan juga pemakaian wajib senantiasa dilindungi, supaya rezeki yang kita miliki memiliki berkah dan juga menyelamatkan kita dunia-akhirat.

mudah-mudahan kita dijauhkan dari cara-cara licik, menipu, mencuri, ataupun kiat tidak halal yang lain dalam memperoleh duit, harta, ataupun rezeki. supaya kita terhindari dari ngerinya akibat mendapatkan dan juga memakai duit haram. amin.. .!

oknum kasir dan juga petugas spbu yang melaksanakan penipuan; oknum polisi yang suka pungli dan juga duit damai; politisi dan juga pejabat yang doyan korupsi; begal dan juga penjahat yang lain yang suka mencuri dan juga merampok; mudah-mudahan lekas disadarkan dan juga tobat, saat sebelum kematian seram dan juga adzab besar menyerang.

Apakah kalian sudah jelas dengan artikel di atas, semoga artikel saya tentang Bahaya Uang Dan Makanan Hasil Menipu Atau Hasil Haram bemanfaat untuk kalian.