Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang

Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang - sedekah hari apa juga amat utama. tetapi, spesial hari jumat, allah memberinya pahala lebih. alasannya, hari jumat menggambarkan hari yang utama dalam islam hari raya mingguan umat islam.

amal yang dikerjakan di waktu mulia, mempunyai nilai keutamaan yang lebih besar, dibanding amal yang dikerjakan di waktu kurang mulia. demikian halnya sedekah yang dikerjakan di hari yang mulia, jumat.
Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang
Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang
keutamaan sedekah di hari jumat disebabkan terdapat gabungan 2 kebaikan itu, sedekah dan juga hari jumat, yang bersama mulia dan juga penuh keutamaan, sebagaimana dikatakan ibnu qayyim:

"Sedekah pada hari itu (Jumat) dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti sedekah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya."

Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang

"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18)

“Naungan orang mukmin pada hari Kiamat kelak adalah sedekahnya" (HR Ibnu Khuzaimah).

"Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan panas kuburan dari penghuninya. Dan sesungguhnya orang mukmin pada hari Kiamat kelak akan bernaung di bawah naungan sedekahnya.” (HR Ath-Thabrani dan al-Baihaqi).

Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“.(HR. At-Tirmidzi).

Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya“. (HR. At-Thabrani).

Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“. (HR. Thabrani).

Keutamaan Hari Jumat
 
“Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab. Bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan berdoa kepada Allah niscaya akan dikabulkan…” (Muttafaqun ‘Alaih).

"Sesungguhnya sedekah pada hari Jum’at itu memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya. Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti sedekah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.” (Ibnul Qayyim, Zadul Ma’ad).

“Dan sedekah pada hari itu (Jumat) lebih mulia dibanding hari-hari selainnya”. (HR Ibnu Khuzaimah, Mauquf Shahih).  

demikianlah keutamaan sedekah hari jumat. tidak terdapat penjelasan ataupun dalil spesial tentang keutamaan sedekah hari jumat, tetapi bersumber pada uraian ulama, sedekah hari jumat itu mencampurkan 2 kebaikan -sedekah dan juga hari jumat- sampai-sampai nyatalah terdapatnya keutamaan sedekah di hari jumat.

Cukup itu saja artikel yang bisa saya tulis, semoga Keutamaan Sedekah Hari Jumat Bagi Semua Orang ini bermanfaat untuk kalian.

Ingatlah Allah, Jiwamu Akan Tenang!

ingat allah hati tenang
SENANTIASA ingat (dzikir) dan merasa bersama Allah SWT adalah sumber ketenangan bagi seorang Muslim.

Sebaliknya, merasa tidak bersama Allah, apalagi merasa dimurkai karena berbuat maksiat atau melanggar larangan-Nya, merupakan sumber ketidaktenangan atau kegelisahan hati.

Maka, jika ingin hidup tenang, jangan berbuat dosa, dan selalulah mengingat Allah dalam setiap keadaan, suka dan duka.

Kecemasan akan menjauhi orang yang selalu berdzikir karena merasakan Allah Swt selalu dekat dengan-Nya.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ 

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. 13:28).

Tafsir Jalalain menyebutkan, yaitu orang-orang yang beriman dan yang merasa tenang, tenteram (hati mereka dengan mengingat Allah) mengingat janji-Nya. (Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram) yakni hati orang-orang yang beriman.

Ibnu Katsir menjelaskan : “Maksudnya, hati akan menjadi baik dan menjadi senang ketika menuju ke sisi Allah. Hati menjadi tenang ketika mengingat Allah, dan hati merasa puas ketika merasa bahwa Allah adalah Pelindung dan Penolongnya”.

Dzikrullah (mengingat Allah) akan membawa ketenangan batin karena ingat kepada Allah berarti ingat akan ke-Mahakuasa-Nya. Masalah seberat dan sebesar apa pun, sangat kecil dalam pandangan Allah. Penyakit stress tidak mungkin menimpa orang yang suka dzikrullah. 

Sebaliknya, jika hati kita berpaling dari Allah, mengabaikan perintah dan larangan-Nya, maka kehidupan akan gelisah, resah, dan susah.

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghidupkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Dia berkata, “Ya Rabbi, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta? Padahal aku dahulunya adalah seorang yang dapat melihat?.Allah berfirman ‘Demikianlah, telah dating kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu pula pada hari ini kamupun dilupakan’.” (QS. Thaha:124-126).


Semoga kita senantias dzikir kepada Allah, ingat perintah dan larangan-Nya, mematuhi Al-Quran dan hadits, sehingga hidup tenang di dunia dan bahagia di akhirat. Amin....! Wallahu a'lam bish-shawabi.*

Doa & Dzikir Mengatasi Masalah Hidup

Hasbunallah wani’mal-wakîl, ni’mal-mawlâ, wani’man-nashîr
SETIAP manusia punya masalah. Pasalnya, hidup ini adalah ujian dari Allah SWT untuk mengetahui siapa yang terbaik amalannya.


"Sesungguhnya kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan bagimu, agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka terbaik perbuatannya." (QS. Al-Kahfi:17)

Selain itu, setiap Muslim atau orang beriman pasti menghadapi ujian dari Allah SWT. (Baca: Jenis-Jenis Ujian Iman bagi Kaum Muslim).

Sebagai pedoman hidup yang lengkap dan sempurna, Risalah Islam sudah memberi bimbingan pada kita saat kita dihimpit masalah, dirundung duka, dibebani kesulitan hidup, juga merasa berada dalam ancaman.

Salah satunya adalah doa dan dzikir.  Ketika menghadapi masalah, selain berikhtiar mengatasinya, ucapkanlah doa atau dzikir:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ


“Hasbunallah wani’mal-wakîl, ni’mal-mawlâ, wani’man-nashîr".

Artrinya: "Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami, sebaik-baik pelindung kami, dan sebaik-baik penolong kami".

Doa "Hasbunallah Wani'mal Wakil..." tersebut berisi pernyataan ketergantungan kita kepada Allah SWT, memohon perlindungan-Nya, dan mengembalikan semua masalah kepada-Nya.


Doa dan dzikir tersebut merupakan gabungan doa dari Al-Quran yaitu Surat Ali Imran (3) ayat 173 dan Al-Anfal (8) ayat 40.

“(Yaitu) orang-orang (yang menta’ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan:”Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “HasbunalLâh Wani’mal-Wakîl”, Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (QS. 3:173).

“Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong [Ni'mal-Mawla Wani'man-Nashîr]“. (QS. 8:40).

Dalam sebuah hadits Shahih Bukhari disebutkan:

"Nabi Saw datang pada hari Perang Uhud, lalu ada yang berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang-orang (kafir) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerangmu, maka takutlah kepada mereka!' Lalu beliau Saw mengucapkan 'Hasbunallah wani'mal wakil, kemudian Allah menurunkann ayat: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (HR. Bukhari).

Setiap Muslim harus mengamalkan doa atau dzikir tersebut. Selain sebagai perwujudan sikap tauhid (mengesakan Allah), juga menegaskan keimanan bahwa Allah Maha Berkuasa segala sesuatu dan kita yakin akan kekuasaan-Nya yang bisa melindungi kita dari segala keburukan.

Semoga Allah SWT senantiasa menolong kita dalam mengatasi masalah hidup. Semoha doa dan dzikir di atas juga menjadi amalan rutin kita. Doa pun termasuk ibadah dan bukti keimanan. Amin...! Wallahu a’lam bish-shawabi (http://www.risalahislam.com).*